.

PEMBERITAHUAN PELAKSANAAN TES PSIKOTES LULUSAN D-III & S-1 Tahun 2014
Sejarah

SEJARAH BANK EKA

PT BPR EKA BUMI ARTHA (Bank Eka) didirikan pada tanggal 28 Agustus 1972 dengan nama PT Bank Pasar Eka Karya yang rintisannya sudah dimulai pada awal tahun 1967 sebagai Bank Pasar Kosgoro. Didirikan dan hingga kini berkantor pusat di Kota Metro, Lampung.


Dengan modal dasar yang pada awalnya Rp 3 juta dengan modal yang ditempatkan untuk pertama kalinya adalah Rp 600 ribu, sedangkan modal disetorkan untuk pertama kalinya adalah 10 % dari modal yang ditempatkan atau sebesar Rp 60 ribu. Sisanya yang berjumlah Rp 540 ribu disetor secara bertahap.

Pada tanggal 8 September 1976  dilakukan perubahan nama PT Bank Pasar “Eka Karya” menjadi  PT Bank Pasar “Eka Bumi Artha”.

PT Bank Pasar Eka Bumi Artha melakukan merger dengan PT BPR Intidaya Masyarakat dan PT BPR Artha Masyarakat . sekaligus mengubah nama menjadi PT BPR Eka Bumi Artha pada tahun 2002 dengan asset pada saat merger sebesar Rp. 450 milyar.

Krisis perbankan pada 1998 yang membawa dampak luar biasa dalam struktur perbankan nasional dan krisis global 2008 yang sangat berpengaruh terhadap industri BPR di Lampung, telah menempa seluruh jajaran Bank Eka melewati masa masa paling sulit dalam menjalankan  bisnis perbankan. Tata kelola dan kebijakan yang tepat dan arif telah terbukti tidak saja  mampu melewati situasi krisis, namun justru perkembangan usaha tumbuh pesat.

Tahun 2004 Bank Eka melakukan pengkinian sistem operasional sehingga seluruh transaksi keuangan dapat berjalan secara online real time pada seluruh kantor dan pada awal tahun 2005, peluncuran ATM Bank Eka yang merupakan BPR Pertama di Indonesia yang menyelenggarakan transaksi ATM bekerja sama dengan ALTO. Setelah 7 tahun bekerja sama dengan ALTO, pada tahun 2012 ini Bank Eka juga telah menandatangani piagam kesepakatan (MOU) untuk menjalin hubungan kerjasama dengan pihak ATM Bersama. Diharapkan sebelum berakhirnya tahun 2012, ATM Bank Eka sudah terkoneksi dengan jaringan ATM Bersama     

Saat ini modal dasar Bank Eka telah ditingkatkan dari Rp. 100 milyar menjadi Rp. 500 milyar dengan modal disetor pada saat ini sebesar Rp. 375 milyar.

Kepercayaan masyarakat yang semakin terus meningkat menjadi penopang intermediasi bank, hal ini tercermin dari penghimpuan dana pihak ketiga yang tumbuh pesat dan didukung kerjasama linkage program bank umum sejak tahun 2000 telah memberi andil bagi pengembangan penyaluran kredit yang mencapai Rp. 2 trilyun lebih sejak  akhir 2009.

Saat ini, Bank Eka terus memperkokoh tradisi tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan penuh pada regulasi, pengelolaan risiko secara baik dan komitmen pada nasabahnya baik sebagai bank transaksional maupun sebagai lembaga intermediasi finansial untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

 

 

 

 

 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday54
mod_vvisit_counterYesterday144
mod_vvisit_counterThis week303
mod_vvisit_counterLast week1359
mod_vvisit_counterThis month198
mod_vvisit_counterLast month5590
mod_vvisit_counterAll days110903